Susah Nabung? Berikut 8 Cara Jitu Menghemat Uang

orang_menabung_uang_cara_menghemat_uang

Terkadang hal tersulit tentang menabung adalah memulainya. Apalagi buat kita yang terbiasa jajan atau suka membeli barang tanpa pikir panjang. Artikel ini, akan memberikan panduan cara menghemat uang dan tips menabung. Cara ini dapat membantu kamu untuk mulai belajar hemat secara sederhana dan realistis, sehingga kamu dapat menabung untuk keperluan jangka pendek maupun jangka panjang.

Catat Pengeluaran Setiap Hari

Langkah pertama untuk mulai menabung adalah mencari tahu berapa banyak  uang yang kamu belanjakan. Catat semua pengeluaran kamu setiap harinya meskipun itu jumlahnya kecil seperti membeli kopi, bayar parkir, uang tip, dll.

Bacaan Lainnya

Setelah kamu memiliki datanya, jumlahkan berdasarkan kategori, seperti transportasi, telekomunikasi, bahan makanan,  sampai hipotek atau cicilan. Lihat juga mutasi dari mobile banking dan kartu kredit kamu, untuk memasukkan angka yang lebih akurat.

Tip: Gunakan aplikasi keuangan untuk mempermudah dalam mencatat pendapatan dan pengeluaran kamu tiap harinya. Kamu bisa download aplikasi money manager seperti Wallet by BudgetBakers, Monefy, Money Manager Expense & Budget, dll.

Atur Pengeluaran Sesuai Kebutuhan

Setelah mengetahui jumlah pengeluaran dalam sebulan, kamu dapat mulai mengatur pengeluaran sesuai anggaran yang kamu tetapkan. Anggaran yang kamu buat harus mencukupi pengeluaran kamu tiap bulannya. Maka dari itu, kamu harus komit dan perlu membatasi pengeluaran yang berlebihan. Pastikan untuk memperhitungkan pengeluaran yang terjadi secara teratur tetapi tidak terjadi setiap bulan, seperti servis motor atau mobil, cek gigi, dll.

Tip: Tambahkan kategori tabungan—bertujuan untuk menghemat 10 hingga 15 persen dari penghasilan kamu.

Kurangi Pengeluaran

Jika pengeluaran kamu sangat tinggi sehingga tidak dapat menabung tiap bulannya, mungkin sudah waktunya untuk mengurangi pengeluaran kamu. Identifikasi hal-hal tidak penting yang dapat kamu kurangi atau belanjakan lebih sedikit, seperti hiburan, langganan musik atau film streaming, makan di mall, belanja di marketplace, dsb. Selain itu, cari cara untuk menghemat pengeluaran tetap bulanan seperti biaya listrik dan paket data.

Berikut adalah beberapa cara untuk memangkas pengeluaran sehari-hari:

  • Batalkan langganan dan keanggotaan yang tidak kamu gunakan, terutama jika diperpanjang secara otomatis.
  • Berkomitmen untuk makan di luar hanya sebulan sekali dan mencoba tempat-tempat yang termasuk dalam kategori “makan murah”.
  • Beri diri kamu “masa tenang”: Saat tergoda ingin membeli sesuatu yang tidak penting, tunggu beberapa hari. Bisa jadi kamu tidak ingin membelinya. Intinya harus bisa membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan sesaat.

Tetapkan Tujuan Menabung

Salah satu cara terbaik untuk menghemat uang adalah dengan menetapkan tujuan. Mulailah dengan memikirkan apa yang ingin kamu capai di masa mendatang. Mungkin kamu akan menikah, merencanakan liburan, atau menabung untuk dana pensiun. Kemudian cari tahu berapa banyak uang yang kamu perlukan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jumlah tabungan yang dibutuhkan.

Berikut adalah beberapa contoh tujuan jangka pendek dan jangka panjang:

Jangka pendek (1–3 tahun)

  • Dana darurat (6–12 bulan: biaya hidup dan untuk berjaga-jaga)
  • Liburan
  • Uang muka untuk beli mobil

Jangka panjang (4+ tahun)

  • Uang muka untuk beli rumah atau renovasi
  • Pendidikan anak
  • Dana pensiun

Jika kamu menabung untuk jangka panjang, pertimbangkan untuk berinvestasi di reksadana atau saham. Walaupun risiko berinvestasi di pasar saham cukup tinggi, namun return yang diberikan juga sebanding jika kondisi pasar membaik. Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi karena harga saham sedang turun.

Tip: Tetapkan tujuan jangka pendek terlebih dahulu, pastikan targetnya cukup realistis. Ketika kita bisa mencapai tujuan yang lebih kecil tersebut, itu akan memberikan dorongan psikologis yang membuat hasil menabung lebih cepat dan memperkuat kebiasaan menabung.

Tentukan Prioritas

Setelah mengatur pengeluaran dan pendapatan, langkah selanjutnya adalah mengalokasikan dana tabungan. Pastikan untuk mengingat tujuan jangka panjang, penting buat kita menabung untuk masa depan seperti merencakan dana pensiun. Namun jangan sampai mengesampingkan kebutuhan jangka pendek.

Tip: Pelajari cara memprioritaskan tujuan tabungan, sehingga kamu tujuan yang jelas tentang kenapa harus mulai menabung. Misalnya, jika kamu ingin menikah tahun awal tahun depan dan tabungan kamu masih kurang. Disisi lain kamu ingin membeli mobil karen biar terlihat keren di mata mertua.  Kalau kamu tahu prioritas kebutuhan kamu, maka kamu akan mulai menyisihkan uang untuk tujuan menikah bukan untuk membeli mobil.

Atur Setoran Otomastis

Hampir semua bank menawarkan transfer otomatis antara rekening giro dan tabungan utama. Kita dapat memilih kapan, berapa banyak dan ke mana harus mentransfer uang atau bahkan membagi setoran sehingga setiap gaji masuk bisa langsung masuk ke tabungan utama kita.

Pilih Instrumen yang Tepat

Mulailah belajar instrumen-intrumen keuangan yang bisa dijadikan sebagai investasi. Jika kamu menabung untuk tujuan jangka pendek, selain menabung di bank, pertimbangkan untuk menaruh dana di rekening deposito atau reksadana pasar uang.

Untuk tujuan jangka panjang, pertimbangkan belajar menanam modal di pasar saham, obligasi, reksadana, dan Exchange Traded Fund (ETF). Pastikan kamu benar-benar paham dan mengetahui risikonya. Pastikan pula platform atau sekuritas yang kamu percayai sudah terdaftar Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tip: Jangan menaruh semua uang di satu instrumen saja. Perhatikan baik-baik semua opsi dan pertimbangkan hal-hal seperti risiko, minimum saldo, biaya administrasi, dan suku bunga sehingga kamu mendapatkan hasil yang maksimal. Pastikan pula dana darurat kamu sudah terpenuhi dan gunakan uang “dingin” jika ingin berinvestasi di pasar saham atau crypto.

Cek Pertumbuhan Tabungan Kamu

Periksa pertumbuhan tabungan kamu setiap bulannya. Ini tidak hanya akan membantu kamu untuk tetap fokus pada tujuan menabung kamu, tetapi juga membantu kamu untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah kondisi kesehatan keuangan kamu.

Semog artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang kesulitan menghemat uang dan ingin mulai belajar menabung 🙂

 

 

 

 

Pos terkait