Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat dan Prospektif

MBA_student_graduation_Asia_University_Taiwan
Photo by @jodyhongfilms

Bisa kuliah di jurusan dan kampus impian merupakan cita-cita semua siswa. Tidak sedikit dari kita yang masih bingung pilih jurusan kuliah. Apalagi buat teman-teman yang sedang duduk di kelas 12 SMA atau sederajat. Kebingungan dalam memilih jurusan kuliah adalah hal yang lumrah. Bahkan tidak sedikit dari kita yang sekedar ikut-ikutan teman, “ah yang penting aku bisa kuliah”. Namun hal ini bisa menjadi boomerang buat kita, kalau kita tidak bisa mengikuti mata kuliah (matkul) di jurusan tersebut. Jadinya kita feeling demotivated dan merasa salah jurusan kuliah.

Nah, untuk menghindari hal itu, tim Media62 telah merangkum tips dan cara memilih jurusan kuliah yang tepat dan prospektif di masa depan.

Bacaan Lainnya

Kenali Minat dan Kemampuan (Akademis dan Non Akademis)

Bingung pilih jurusan kuliah? kenali dulu minat dan potensi yang ada dalam diri kita. Dimulai dari mengenali diri sendiri, kenali dulu kelebihan dan kekurang kita. Dimulai dengan pertanyaan, seperti:

  1. Pelajaran favorit aku apa ya?
  2. Aku paling menonjol di mata pelajaran apa? atau mata pelajaran yang paling aku kuasai apa ya?
  3. Setelah lulus kuliah, aku ingin menjadi apa ya?

Selain itu kita juga harus tahu, kita lebih menonjol di kemampuan akademis atau non-akademis. Biasanya siswa yang lebih menonjol dari sisi akademis akan cenderung melanjutkan ke jenjang perkuliahan, sedangkan mereka yang lebih baik di bidang non-akademis, dalam hal ini lebih suka melatih fisik biasanya akan melanjutkan ke jenjang pendidikan seperti Akpol, TNI, atau menjadi Atlet. Walaupun selama pendidikan atau pelatihan mereka juga belajar sedikit tentang hal-hal akademis.

Dalam menentukan jurusan kuliah, kita tidak bisa seenaknya saja layaknya memilih tema di ponsel atau saat memilih lagu di daftar putar Spotify. Karena itu perlu dipikiran matang-matang dengan cara memahami minat dan bakat terlebih dahulu.

Lakukan Riset Jurusan dan Universitas Pilihan

Kalau ditanya cari jurusan kuliah dulu atau universitas dulu? Jawabannya tergantung tujuan belajar kita. Karena ada mahasiswa yang ingin kuliah di jurusan yang dia inginkan, tetapi ada juga yang kuliah karena suka dengan unversitasnya. Mungkin karena universitas tersebut termasuk kampus favorit, masuk di jurusan apapun gak masalah, yang penting bisa kuliah di kampus tersebut adalah hal yang membanggakan buat dia.

Namun alangkah lebih wise jika kita benar-benar melakukan riset yang mendalam sebelum menentukan jurusan dan universitas tujuan, dengan cara:

  1. List down jurusan kuliah yang diinginkan. Karena bisa jadi kita ingin belajar di beberapa bidang.
  2. Cari universitas atau kampus yang menawarkan program studi prodi tersebut.
  3. Baca silabus atau courses yang ditawarkan.
  4. Pahami persyaratannya.
  5. Pahami kemampuan kita baik dari sisi akademis maupun finansial.

Tips, buatlah dalam bentuk tabel, sehingga kita bisa melakukan komparasi antar jurusan dan universitas dengan mudah.

Riset Kebutuhan Industri – Predict the Future

Kita harus melakukan riset mengenai prospek kedepan jurusan yang kita pilih. Tidak dipungkiri, tujuan kita kuliah adalah untuk mendapatkan perkerjaan dengan gaji yang layak. Maka dari itu, jangan asal pilih jurusan.

Bisa jadi jurusan kuliah yang kita impikan saat ini, di masa depan para lulusannya tidak dibutuhkan oleh industri. Apalagi jika kita tidak punya skill lain. Hal itu akan membuat kita susah untuk berkompetisi di dunia kerja.

Pastikan bahwa jurusan kuliah yang kalian pilih adalah yang lulusannya on-demand di masa depan. Jurusan kuliah yang lulusannya banyak dicari perusahaan diantaranya di bidang teknologi informasi (IT), data analisis, medis, desain grafis, entrepreneurship, administrasi bisnis, serta teknik.

Bahkan di universitas-universitas di Eropa dan Amerika menawarkan mata kuliah kombinasi dari dua jurusan kuliah yang berbeda. Pastinya hal itu akan menguntungkan buat untuk para lulusannya. Selain menambah pengetahuan dan perspektif yang berbeda, daya saing di dunia kerja akan meningkat.

Maka dari itu, kita harus bisa memprediksi kebutuhan industri di masa depan, kira-kira 5-10 tahun lagi perusahaan butuh pekerja yang memiliki skill di bidang apa ya?

Tanya ke Senior atau Konsultan Pendidikan

Terkadang kita juga perlu berkonsultasi atau sekedar meminta pendapat ke senior atau orang yang sudah berkuliah di jurusan atau kampus yang sama dengan pilihan kita. Dengan bertanya langsung ke orang yang telah berhasil melewati situasi yang sama seperti kita, kita bisa belajar dari orang tersebut dan tidak mengulangi kesahalan yang sama.

Karena dengan mendapatkan informasi langsung dari orang yang lebih berpengalaman, kita akan mendapatkan informasi yang valid.

Terus bagaimana kalau kita tidak punya kenalan atau senior yang kuliah di jurusan atau kampus yang kita inginkan?

Kita bisa menggunakan media sosial seperti facebook, instagram dan linkedin. Kita bisa kepoin orang-orang tersebut, kemudian coba kirim pesan yang sopan. Awali dengan perkenalan dan jelaskan tujuan kamu add dia.

Selain itu, kita bisa juga menggunakan jasa konsultan pendidikan. Banyak perusahaan atau startup edutech yang menawarkan jasa konsultansi pendidikan seperti IDP, Sun Education, Schoters, dan masih banyak lagi.

Mereka juga menawarkan berbagai macam pelatihan seperti kursus Toefl, IELTS, cara membuat essay, study plan, resume, dll.

Semoga tips di atas bisa membantu kalian yang sedang bingung menentukan jurusan kuliah ya 🙂

Pos terkait