10 Gunung Terpendek di Indonesia, Cocok Untuk Pendaki Pemula

pendaki_gunung_terpendek_di_indonesia
Freepik

Sebagai negara kepulauan yang kaya akan keindahan alam, Indonesia memiliki sejumlah gunung megah yang menjulang tinggi di berbagai pulau. Namun, tidak semua orang mampu mendaki gunung yang tinggi dikarenakan kurangnya pengalaman, mental dan kemampuan fisik yang tidak mumpuni.

Namun, tidak perlu khawatir buat kamu pecinta alam yang ingin mendaki gunung, tapi ramah untuk pemula. Kamu bisa mulai mendaki gunung yang pendek terlebihi dahulu.

Bacaan Lainnya

Gunung Terpendek di Indonesia

Berikut 10 gunung terpendek di Indonesia yang cocok untuk pemula, namun tetap memiliki keindahan alam yang mempesona.

1. Gunung Api Purba Nglanggeran

gunung_api_purba_nglanggeran_jogja
Gunungapipurba.com

Terletak di Desa Nglanggeran Wetan, Kec. Patuk, Kab. Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Gunung Api Purba Nglanggeran adalah gunung terpendek di Indonesia dengan ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Meskipun memiliki ketinggian yang relatif rendah, Gunung Nglanggeran menawarkan pesona alam dan sejarah yang menarik.

Salah satu daya tarik utama Gunung Nglanggeran adalah keunikan sejarah geologisnya. Gunung ini merupakan bekas gunung berapi yang telah tidak aktif selama ribuan tahun. Formasi batuan dan relief yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik pada masa lalu menciptakan lanskap yang menakjubkan dan unik.

Untuk mencapai puncak Gunung Api Purba Nglanggeran, membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan. Selama pendakian, para pendaki akan melewati celah batuan purba yang sempit dan tanjakan yang curam. Namun, tidak perlu khawatir karena terdapat empat pos istirahat yang tersedia.

Jika kamu ingin merasakan pengalaman mendaki Gunung Nglanggeran secara langsung, kamu hanya perlu membayar tiket seharga Rp 15.000 per orang. Jika tertarik untuk berkemah, biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp 20.000. Jika membutuhkan pemandu, biayanya adalah Rp 70.000. (Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu ya)

Keunikan lainnya adalah terdapat beberapa lokasi bersejarah yang menarik di sekitar Gunung Api Purba. Salah satunya adalah Kali Song, sebuah sumber mata air yang terletak di bawah gua. Terdapat juga Song Gudel, sebuah goa kecil yang dikelilingi oleh bongkahan batu besar. Menurut cerita masyarakat setempat, Song Gudel (goa anak kerbau) dahulu digunakan untuk menggembala kerbau.

Fun fact lainnya, lagu banyu langit karya alm. Didi Kempot ternyata terinspirasi dari gunung Nglanggeran ini loh.

2. Gunung Batu Jonggol

gunung_batu_jonggol_gunung_terpendek
Campatour.com

Gunung terpendek selanjutnya yaitu Batu Jonggol yang terletak di Jonggol, Jawa Barat, dengan ketinggian sekitar 875 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung Batu Jonggol menawarkan pesona alam yang menarik dan menjadi tujuan wisata yang populer.

Perjalanan menuju puncak tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 1-2 jam saja (tergantung kecepatan berjalan dan lama istirahat). Meskipun pendakian ini tergolong pendek, namun Gunung Batu Jonggol ini memilik medan yang cukup menantang. Bahkan pendaki yang sudah berpengalaman sekalipun mungkin bisa kewalahan karena jalur sebelum mencapai puncak sangat curam, sehingga membutuhkan penggunaan tali sebagai bantuan.

Saat memulai pendakian, kamu akan menemui sebuah jalan setapak yang dikelilingi oleh pepohonan. Selama musim kemarau, rute ini dapat menjadi berdebu, oleh karena itu, pastikan untuk selalu menggunakan masker. Di musim hujan, tanahnya menjadi sangat licin dan dapat membuat seseorang tergelincir, jadi tetap waspada ya.

Tidak lama setelahnya, kamu akan mencapai area perkemahan atau camping ground yang disebut sebagai Shelter II. Posko ini sering digunakan oleh para pengunjung untuk mendirikan tenda dan bermalam. Dari sinilah, jalur pendakian akan didominasi oleh batu-batuan dengan medan yang terus naik hingga mencapai puncak.

3. Gunung Rajabasa

gunung_rajabasa_gunung_terpendek
Hendricuswidiantoro.wordpress.com

Terletak di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Gunung Rajabasa memiliki ketinggian 1.281 mdpl yang menjadikannya gunung terpendek di Indonesia yang ramah untuk pendaki pemula.

Gunung ini memiliki banyak seperti energi panas bumi, konservasi, dan wisata. Gunung Rajabasa memiliki sumber mata air yang jernih, air terjun yang indah, dan sumber mata air panas yang berlokasi di kaki gunung.

Untuk mendaki Gunung Rajabasa bisa melalui beberapa jalur, namun kebanyakan pendaki lebih suka melalui jalur pendakian Sumur Kumbang. Sedangkan dari Desa Sumur Kumbang ke puncak gunung memerlukan waktu sekitar 6 sampai 7 jam perjalanan dan terdapat 5 pos pemberhentian atau istirahat.

4. Gunung Mahawu

gunung_mahawu_tomohon_sulawesi_utara
Pegipegi.com

Saatnya beralih ke Pulau Sulawesi, tepatnya di Tomohon, Sulawesi Utara. Terdapat Gunung Mahawu yang memiliki ketinggian 1.311 mdpl, membuat gunung ini tidak sulit untuk ditaklukan oleh pendaki pemula. Karena jalurnya yang mudah, para wisatawan ataupun pendaki hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit saja.

Gunung Mahawu dikategorikan Gunung Stratovolcano yaitu gunung berapi berbentuk kerucut yang terdiri dari abu dan lava yang telah mengeras. Namun kamu jangan khawatir, Gunung Mahawu sudah tidak aktif lagi, terkahir meletus pada thuan 1999.

5. Gunung Penanggungan

Gunung_Penanggungan_Mojokerto
Setapakkecil.com

Gunung Penanggungan memiliki nama kuno Gunung Pawitra, terletak di Mojokerto, Jawa Timur dan memiliki ketinggian sekitar 1.653 mdpl. Meskipun lebih tinggi daripada gunung-gunung sebelumnya, Penanggungan masih termasuk dalam kategori gunung terpendek di Indonesia.

Ada tiga jalur pendakian resmi menuju puncak Pawitra yang dapat dipilih. Pertama, jalur selatan melalui Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas. Kedua, jalur barat melalui Petirtaan Jolotundo di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Dan ketiga, jalur utara melalui Dusun Telogo, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro.

Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Di sekitar Gunung Penanggungan, terdapat empat gunung yang mengelilinginya, yaitu Gunung Gajah Mungkur dengan ketinggian 1.084 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Bekel dengan ketinggian 1.240 mdpl, Gunung Sarah Klopo dengan ketinggian 1.235 mdpl, dan Gunung Kemuncup dengan ketinggian 1.238 mdpl.

Tidak hanya keindahan alamnya saja, namun Gunung Penanggungan dan gunung sekitarnya juga kaya akan nilai sejarah. Karena sepanjang lerengnya terdapat berbagai peninggalan purbakala, seperti candi, pertapaan, petirtaan, dan gua, yang berasal dari periode Hindu-Buddha. Candi-candi di Gunung Penanggungan memiliki keunikan tersendiri dengan struktur bangunannya yang melekat pada dinding gunung, tidak berdiri sendiri.

Penemuan puluhan situs arkeologi dan artefak di Gunung Penanggungan dimulai setelah terjadi kebakaran hutan di lereng bagian barat pada tahun 1920.

6. Gunung Andong

camping_di_gunung_andong_malang
Instagram.com/wizdan_inst

Terletak di Desa Ngablak dan Desa Tlogorejo, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Gunung Andong memiliki ketinggian sekitar 1.726 meter di atas permukaan laut. Meskipun termasuk gunung terpendek di Indonesia, Andong menawarkan pengalaman pendakian yang menarik.

Karena puncak Gunung Andong memiliki pesona yang begitu memukau untuk menikmati indahnya pemandangan matahari terbit. Biasanya, Gunung Andong akan ramai dengan para pendaki pada waktu akhir pekan.

Untuk menuju puncak Gunung Andong, terdapat enam titik awal pendakian. Empat titik terletak di Kecamatan Ngablak, yaitu melalui Dusun Sawit, Dusun Pendem, Dusun Gugik, dan Dusun Temu. Sementara dua lainnya terletak di Kecamatan Grabag, yaitu melalui Dusun Kudusan dan Dusun Sekararum Kembangan.

Adapaun titik favorit para pendaki yaitu mulai dari basecamp Taruna Jaya Giri, yang terletak di jalur pendakian melalui Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak.

Harga tiket untuk mendaki Gunung Ando sangat terjangkau, hanya Rp 10 ribu untuk biasa masuk dan Rp 2 ribu untuk kas Dusun Sawit di luar biaya parkir kendaraan.

7. Gunung Pulosari

Gunung_Pulosari_gunung_terpendek
Dispar.bantenprov.go.id

Gunung Pulosari, terletak di Serang, Banten, merupakan salah satu gunung terpendek di Indonesia dengan ketinggian sekitar 1.795 meter di atas permukaan laut. Meskipun termasuk dalam kategori gunung terpendek, Gunung Pulosari memiliki pesona alam yang menawan.

Sama seperti gunung lainnya, Gunung Pulosari masih dianggap mistis dan keramat bagi masyarakat setempat. Terdapat banyak situs kuno berbentuk batuan di sini. Meskipun tidak tinggi, trek dan jalur Gunung Pulosari bisa dibilang cukup menantang, para pendaki seperti jalur Gunung Cikuray dan Gunung Gede melalui Curug Puteri.

Untuk menuju ke Gunung Pulosari, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau naik angkutan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi dari arah Pandeglang, dari pertigaan Mengger, terus lurus ke arah Mandalawangi sampai ke Pari. Sekitar 2-3 km dari pasar Pari, terdapat papan penunjuk arah wisata Pulosari.

Perjalanan menggunakan kendaraan pribadi membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam dari Jakarta atau Tangerang, dan sekitar 2 jam dari Serang.

8. Gunung Batur

gunung_batur_bali
Jessy C.E (commons.wikimedia.org)

Bali tidak hanya terkenal dengan keindahan pantai dan lautnya. Bali juga menawarkan keindahan alam dan pegunungan. Gunung Batur salah satunya. Terletak di Kecamantan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Gunung Batur merupakan salah satu gunung terpendek di Indonesia yang memiliki ketinggian sekitar 1.717 mdpl.

Selain menjadi salah satu gunung terpendek di Indonesia, Gunung Batur merupakan gunung terpendek di Pulau Bali. Termasuk gunung aktif dan memiliki kaldera yang indah dengan ukuran panjang 13.8 km dan lebar 10 km.

Untuk menuju ke Gunung Batur, jika kamu dari Denpasar, perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam. Sedangkan jika dari Ubud, hanya memakan waktu sekitar satu jam 15 menit.

Rute alternatif  lain bisa melalui Jalan Raya Bedugul di sepanjang Danau Beratan, hingga mencapai Jembatan Tukad Bangkung. Kemudian, traveler dapat melanjutkan perjalanan menuju Jalan Raya Kintamani.

Karena termasuk gunung terpendek di Indonesia, pendakian Gunung Batur biasanya hanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam. Sedangkan waktu terbaik untuk mendaki Gunung Batur adalah antara pukul 02.00 hingga 03.00 Wita.

Walaupun berlokasi di Bali, harga tiket masuk ke kawasan Gunung Batur ini bisa dibilang sangat terjangkau bahkan ramah untuk kantong wisatawan asing sekalipun. Untuk wisatan lokal hanya perlu membayar Rp 15.000, sedangkan untuk wisatawan asing seharga Rp 30.000. (Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu ya)

9. Gunung Halau Halau

gunung_halau_halau
Getlost.id

 

Saatnya beralih ke Pulau Kalimantan. Terdapat Gunung Halau Halau yang mimilik ketinggian 1.901 mdpl. Gunung Halau-halau atau Gunung Besar terletak, berbatasan dengan tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan.

Disebut Gunung Besar karena menjadi salah satu dari puncak Pegunungan (seven summits), dan dianggap sakral bagi masyarakat suku Dayak Meratus.

Untuk mendaki Puncak Halau-Halau, dapat mengikuti rute melalui Desa Hinas Kiri di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan selanjutnya melalui Desa Kiyu yang terletak di kaki gunung.

10. Gunung Ungaran

gunung_ungaran_gunung_terpendek
Getlost.id

Terletak di Semarang, Jawa Tengah, Gunung Ungaran memiliki ketinggian sekitar 2.050 meter di atas permukaan laut. Karena termasuk gunung terpendek di Indonesia, Gunung Ungaran sering menjadi tujuan pendaki.

Dikutip dari solopos.com, terdapat empat jalur pendakian menuju puncak Gunung Ungaran yaitu: jalur Basecamp Mawar, jalur Candi Gedong Songo, jalur Promoasan, dan jalur Parantunan Gintungan Bandungan.

Dari keempat jalur tadi, jalur Basecamp Mawar adalah jalur pendakian yang paling populer dan sering digunakan oleh pendaki pemula atau yang baru memulai hobi mendaki gunung.

Karena jalur ini cukup aman dan terawat dengan baik. Bagi kamu membawa kendaraan, bisa parkir di Basecamp Mawar yang terletak di Dusun Kluwih, Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Ungaran dari basecamp ini adalah sekitar 7-12 jam. Selama perjalanan, pendaki akan melewati pemandangan yang indah seperti hutan pinus, hutan campuran, sungai kecil, dan lain keindahan alam lainnya.

Selain itu, di kawasan ini terdapat Candi Gedong Songo, sebuah situs bersejarah yang merupakan peninggalan Kerajaan Medang pada abad ke-9.

Harga tiket masuk Gunung Ungaran sebesar Rp 15.000 untuk camping, dan Rp 10.000 untuk tektok (naik langsung turun). (Harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu ya)

Itulah 10 gunung terpendek di Indonesia yang bisa dijadikan referensi bagi kamu pendaki pemula. Mungkin masih banyak lagi gunung pendek lainnya yang tak kalah indah dan bisa kamu explore. Jika kamu ada referensi gunung terpendek lainnya, bisa komen di bawah ya 🙂

Jika menurut kamu artikel ini bermanfaat, silakan follow Media62 di:google_news_icon

Pos terkait