Boba atau juga dikenal dengan bubble milk tea, adalah minuman asli Taiwan yang populer dan sudah mulai menjamur di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Banyak dari kita yang menyukainya, namun apakah ada yang tahu dampak minum boba bagi kesehatan kita?
Minuman khas Taiwan ini terbuat dari bahan dasar teh (hitam, hijau, atau putih), minuman ini dicampur dalam pengocok koktail dengan susu dan mutiara tapioka. Mutiara ini yang terlihat seperti gelembung saat muncul melalui sedotan dikenal karena teksturnya yang licin dan kenyal, serta rasanya yang manis.
Informasi nutrisi
Dikutip dari webmd.com, menurut USDA, 8 ons teh boba mengandung:
- Kalori: 120
- Protein: 0 gram
- Lemak: 1,5 gram
- Karbohidrat: 28 gram
- Serat: 0 gram
- Gula: 28 gram
Perlu diingat bahwa nutrisi ini hanya untuk rata-rata teh boba. Banyak teh boba disajikan dengan puding, yogurt, buah, jeli, sirup, dan banyak lagi. Teh boba mengandung sedikit vitamin dan mineral. Namun, mengandung sejumlah kecil beberapa zat seperti:
- folat
- Kalsium
- Besi
- Selenium
Potensi Manfaat Kesehatan dari Boba
Sayangnya, boba sendiri memberikan sedikit manfaat bagi kesehatan, meskipun kalori dan karbohidratnya dapat memberi Anda tambahan energi. Namun dalam kebanyakan kasus, teh boba mengandung kadar gula yang tinggi, hal ini bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jangka panjang seperti diabetes dan obesitas.
Namun, teh yang terkandung dalam minuman ini dapat menawarkan beberapa manfaat kesehatan sebagai berikut:
Menurunkan Tekanan Darah
Dalam sebuah studi menemukan bahwa minum teh hijau (bahan dasar teh boba), dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol total, yang dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit serius seperti penyakit jantung dan stroke.
Menurunkan Risiko Kanker
Teh hijau juga telah terbukti memiliki dampak pada kanker tertentu. Dalam sebuah penelitian yang meneliti antioksidan teh hijau, zat yang mencegah atau memperlambat kerusakan dari molekul oksigen yang tidak stabil dalam tubuh, para peneliti menemukan bahwa teh hijau dapat menurunkan risiko kanker hati, payudara, prostat, dan kolorektal. Namun banyak campuran bubble tea yang tidak menggunakan teh hijau sebagai bahan dasarnya.
Risiko Terlalu Banyak Minum Boba
Meskipun ada beberapa manfaat kesehatan dengan mengonsumsi teh hijau dalam beberapa campuran bubble tea, sebagian besar teh boba juga mengandung kadar gula yang tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi gula dalam teh boba dapat meningkatkan potensi risiko berbagai macam penyakit.
Peningkatan Risiko Obesitas dan Penyakit Lain
Mengonsumsi gula dengan kadar tinggi telah dikaitkan dengan komplikasi kesehatan yang serius seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD), penurunan kognitif, dan beberapa penyakit kanker. Minum minuman manis juga terkait dengan lemak tubuh yang lebih tinggi pada anak kecil.
Reaksi alergi
Karena boba terbuat dari tepung tapioka, dan tapioka terbuat dari singkong, Anda juga harus menghindari boba jika Anda alergi terhadap sayuran akar. Beberapa orang dengan alergi lateks mungkin juga memiliki reaksi terhadap makanan yang terbuat dari singkong.
Tips Membeli Boba yang Lebih Sehat
Seperti banyak minuman manis lainnya, teh boba paling baik dinikmati dalam jumlah sedang. Namun, ada beberapa minuman alternatif atau pengganti yang lebih sehat dari bubble milk tea.
Kadar Gula yang Lebih Rendah
Saat memesan teh boba atau membuatnya sendiri, mintalah sedikit gula. Meskipun rasanya kurang manis, Anda masih bisa menikmati rasanya dengan sedikit gula. Alternatif lain Anda bisa menggantinya dengan madu atau pemanis lainnya seperti stevia, tagatose atau sukralosa.
Alternatif Susu
Kalau ada pilihan susu lain saat membeli bubble milk tea, Anda bisa memilih susu kedelai, susu almond, santan, atau krimer non-susu dapat mengurangi kalori dan memberikan lebih banyak manfaat kesehatan daripada susu murni atau krim. Ini juga merupakan alternatif yang bagus bagi Anda yang alergi susu.
Lebih Sedikit Topping
Boba atau mutiara tapioka sendiri mengandung banyak gula, jadi mintalah lebih sedikit boba untuk mengurangi konsumsi gula. Biasanya penjual boba milk tea akan memberi Anda pilihan untuk menambahkan topping ke minuman boba Anda, seperti mutiara tapioka (boba), jeli, puding atau yogurt. Meminta lebih sedikit topping atau tidak sama sekali, dapat secara signifikan mengurangi asupan gula Anda.